Hukum DiBulan Ramadhan

HUKUM DIBULAN RAMADHAN

Assalamualaikum..sobat..bertemu lagi dengan saya Kang Azzam!!!
Mumpung masih Ramadhan nie..syaa akan memberitahu kepada kalian
Tentang Doa yang ada dibulan Ramadhan ini...yap! Tanpa basa basi langsung
saja kita baca!!

perlu diketahui dahulu bagaimana hukumnya niat puasa Ramadhan dan hukum membaca niat puasa Ramadhan. Hal ini penting diketahui untuk membedakan antara keduanya, karena hukum berniat dan hukum membaca niat itu berlainan.

Seperti kita ketahui bahwa berniat puasa di bulan Ramadhan termasuk dalam rukun puasa. Yang namanya rukun ibarat pondasi sebuah bangunan. Tanpa pondasi, bangunan pasti tidak akan bisa berdiri. Sama halnya dengan puasa, tanpa adanya rukun, maka puasanya pun tidak akan jadi. Dan salah satu rukun puasa yang kita bahas kali ini adalah niat. Tanpa melakukan niat puasa Ramadhan, maka puasa Ramadhan-nya pun tidak akan jadi. Maka dapat disimpulkan bahwa berniat puasa bulan Ramadhan itu wajib hukumnya.

Dalam artikel tentang masalah niat yang sudah Saya tulis beberapa bulan ke belakang, kita tahu bahwa tempatnya niat itu di dalam hati bukan di dalam lisan. Jadi dapat disimpulkan juga bahwa berniat puasa di dalam hati itulah yang wajib hukumnya, sedangkan bacaan niat yang selalu kita ucapkan dengan tulisan, itu tidak wajib. Hanya saja sebagian para ulama salaf menyatakan bahwa sangat baik dan sunat jika niat puasa di dalam hati dibarengi dengan sambil membaca lafadz niat tersebut. Tujuannya adalah agar ketika kita melakukan niat puasa, bisa terbantu kekhusyuan atau kefokusan kita berniat dengan bacaan tersebut.

Dengan demikian, kalau melihat dari segi kecukupan, maka jadilah puasa kita jika melakukan niat dengan hati tanpa dibarengi dengan bacaan atau doa niat puasa. Namun sebaliknya, jika niat puasa kita hanya di ucapan saja, tanpa mengetahui maksudnya dan tanpa ada niat di dalam hati, maka sama halnya dengan tidak melakukan niat.

Lalu bagaimana dan apa yang diniatkan di dalam hati ? Niatkan bahwa kita hari esok dari semenjak waktu imsak sampai terbenamnya matahari akan berpuasa menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa dan hal yang membatalkan pahala puasa dan tekadkanlah bahwa puasa Ramadhan yang akan dilakukan besok hari adalah murni dalam rangka menjalankan kewajiban kepada Rabb kita secara ikhlas. Jika kita sudah berniat bulat sepenuh hati seperti di atas, maka insya Allah kita akan terhindar dari hal-hal yang membatalkan puasa maupun pahala puasa, terhindar dari perilaku negatif, lebih banyak beribadah sunat, hati dan panca indera selalu terjaga.


SHARE

Milan Tomic

Hi. I’m Designer of Blog Magic. I’m CEO/Founder of ThemeXpose. I’m Creative Art Director, Web Designer, UI/UX Designer, Interaction Designer, Industrial Designer, Web Developer, Business Enthusiast, StartUp Enthusiast, Speaker, Writer and Photographer. Inspired to make things looks better.

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment